
Supercharged by AI
Sampai hari ini, aku masih belum berani menggunakan full 100% AI untuk generate code program dalam membangun aplikasi. Kalau sebatas bikin tools-tools kecil, masih OK lah. Masih percaya diri pake AI 100%. Karena bukan core system. Bukan Core Bisnis.
Kalau misalnya bikin aplikasi untuk bisnis, dan harus di build dengan teknologi yang di control oleh AI, sepertinya harus ada keberanian antara developer dan business ownernya ketika implementasinya.
Hampir satu tahun aku bereksperimen dengan AI untuk generate code, dan hasilnya keren sih. Ngebantu banget terutama untuk kalkulasi-kalkulasi rumit. Satu hal yang aku notice tentang AI ini ialah, kalo mau bikin code yang keren and works, gak perlu 100% AI, cukup pake 80% kemampuan manusia untuk crafting prompt yang keren juga.
Jadi ada shifting dari Software Craftmanships menjadi Prompt Craftmanships. Yang jelas bikin aplikasi dibantu AI, bukan berarti timeline nya jadi lebih pendek. Terakselerasi iya, tapi bukan berarti harus lebih cepat. Tetap butuh workflow Software development lifecycle untuk implementasinya dan itu butuh waktu cukup lama. Belum lagi jika membahas tentang maintenance-nya.
Aku masih cukup yakin, programmer yang bisa menemukan keseimbangan antara penggunaan AI dan craftmanships nya dia tentang software yang lagi dia bikin, itu tuh sulit untuk digantikan. Seperti Circle-K yang masih eksis ditengah gempuran Indomaret dan Alfamart.
Dan satu hal lagi, jangan repot-repot ngulik stack baru karena most of use case itu mirip-mirip semua dengan stack yang sudah ada. Pahami fundamentalnya, lalu eksploitasi AI untuk implement prompt yang sudah kita crafting dengan bagus. Jadi kalo penasaran dengan stack yang baru, kita suruh saja si AI buat implement prompt yang udah kita craft.
toh, hari gini siapa sih yang gak pake AI sama sekali buat coding? kalopun ternyata ada yang beneran gak pake AI sama sekali, bukanlah sesuatu yang keren dan biasa aja sih. Pake AI juga biasa aja sih. Skill making money nya yang harus luar biasa.
Gimana cara crafting prompt yang bagus? Sering-sering bikin tools pake Bolt, Claude, dan minta GPT4o-mini buat nge-crafting prompt untuk kita coba-coba sampe nemu yang cocok menurut kita. Nah dari situ kamu bakalan ngerti celahnya dan bisa paham dengan apa yang aku maksudkan dengan judul Supercharged by AI di tulisan ini.
